OilGator – Solusi produk untuk Bioremediasi Tanah

Seperti diketahui meningkatnya penggunaan minyak bumi dari tahun ke tahun melahirkan masalah baru tentang banyaknya limbah minyak yang berasal dari proses produksi serta pemanfaatannya dapat mencemari lingkungan hidup dan membahayakan kesehatan.

Salah satu cara untuk menangani limbah minyak tersebut adalah melalui proses bioremediasi tanah yaitu penggunaan mikroorganisme untuk mengurangi polutan di lingkungan dan untuk melakukan itu semua dapat menggunakan Oilgator.

Oil Gator merupakan oil absorbent alami, yang secara efektif mampu mengatasi tumpahan Hydro Carbon sekaligus melakukan degradasi menjadi senyawaan yang lebih sederhana dan tidak toksik.

3 Tahap Oil Gator membersihkan tumpahan Hydro Carbon:

  • Menyerap (absorbs)
  • Mengikat (Micro-encapsulasi)
  • Menguraikan (Biodegradasi)

Kelebihan Oil Gator ini, sehingga hanya mengekstrak hydrocarbon dengan sangat sedikit material lain yg terserap. Daya enkapsulasi Oil Gator membentuk tetesan yang sangat kecil, sehingga Hydrokarbon langsung dapat menjadi sumber makanan untuk bakteri.

Kandungan utama Oil Gator adalah selulosa (karena terbuat dari kelopak bunga kapas). Secara alami, bahan alam ini sudah memiliki indigenous bakteri pula. Rekayasa yang dilakukan adalah, menipulasi struktur kimia selulosa dan struktur seratnya sehingga memiliki kemampuan hanya mengabsorb Hydro karbon dan melepas material lain, misalnya air; serta kemampuan enkapsulasi yang kuat untuk mencegah efek pelindian.

Aplikasi Oil Gator dalam proses bioremediasi tanah di Indonesia telah dilakukan dibeberapa tempat, yaitu:

  • Lokasi: Pertamina EP Prabumulih
  • Periode: Mei 2005 s.d. Desember 2005
  • TPH awal: 20.57%;
  • TPH akhir: 1.9%

Dalam proses bioremediasi tanah, tidak pernah ada 2 kondisi yang identik, sehingga tidak bisa dibuat resep atau Instruksi Kerja untuk semua aplikasi. Namun, beberapa tahapan yang standard harus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Contoh kasus penggunaan Oilgator untuk menanggulangi permasalahan tumpahan minyak bisa anda baca disini : Kondisi Ground Pit Sumur L5A – 252 (Lampiran A) penuh dengan tumpahan minyak